Old school Easter eggs.

Tarikan motor mulai mbrebet or berat? Bisa jadi karburator lagi bermasalah. Kemungkinan sih kotor. Solusi biasa, ya dibongkar. Lalu dicuci tiap detail komponen jeroan karbu. Tak lupa ditiup kompresor, biar saluran-saluran yg tersumbat, bisa lancar kembali. Tapi ternyata bongkar pasang karbu terlebih jika sering dilakukan berpotensi merusak karbu itu sendiri. Baut, mur, ulir bisa slek alias aus. Komponen sil dan karet-karet macam membran dikarburator vakum jadi gampang melar. Ada solusi praktis untuk itu. Yakni dengan teknik kop karbu. Teknik ini bisa disebut juga bekap karbu alias dengan menyedot kotoran dalam karbu. Dengan teknik ini, kerusakan komponen jeroan karbu bisa dihindarkan. Sebab lewat pembekapan, karbu bisa dibersihkan tanpa membongkar komponen karbu. Ini teknik membalik tekanan dalam karbt. Bensin dan udara dalam karbu bakal menyemprot kearah luar dengan cara ini. Caranya dengan menutup lubang-lubang termasuk mulut karbu dengan telapak tangan secara tiba-tiba ketika mesin hidup. Menapa bisa berbalik arah?, lalu kenapa bensin dan udara malah menyemprot keluar? Saat mesin hidup, udara dan bensin terhisap kedalam ruang bakar karena adanya kevakuman. Tekanan disisi ruang bakar lebih rendah dari udara luar. Ketika lubang-lubang itu dikop alias dibekap secara tiba-tiba, karbu terisolir dari udara luar. Sisi karbu yang tertutup tangan timbul kevakuman lebih rendah. Otomatis, bensin dan udara tersemprot kesisi karbu yg didekap. Untuk itulah teknik kop dinilai efektif. Namun, teknis pengerjaanya pun juga gak sembarangan. Kudu ati-ati. Ne caranya. Pertama, baik untuk karbu biasa or konvensional. Buka tutup saluran ke filter udara karbu. Sembari menutup dan membuka moncong karbu Secara berulang-ulang dengan tangan, jangan lupa menekan elektrik starter atau kick starter. Dengan begitu kotoran yg ada didalam akan muntah berbalik keluar. Selain itu, khusus untuk karbu vakum perhatikan juga kondisi sekang vakum yg menuju karbu. Memasangnya harus hati-hati. Seumpama kondisinya sudah retak or sobek, langsung ganti baru. Karena itu bakal membuat mesin susah hidup. Kondisi karet pemegang karbu dan intake manifold tidak boleh ada kebocoran. Sebab, imbasnya skep bakal susah naik. Termasuk klep masuk yg tak lagi rapat pun bisa bikin daya isap ke karbu vakum jadi melorot.